https://stdb-disbun.kutaitimurkab.go.id/storage/2022/ https://bimteksiakad.iain-manado.ac.id/image/sgacor/ https://ps.iainponorogo.ac.id/wp-includes/img/ https://taep.umm.ac.id/modules/-/sgacor/ https://perpus.poltekcwe.ac.id/image/pgacor/ https://dishutlh.papua.go.id/public/belakang/sgacor/

https://icab.brown.gob.ar/dana/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/-/rs-dana/ https://training.dhis2.org/mod/ads/ https://plataformavirtual.fespugt.es/ads/ https://lms.zepter.com/local/system/ https://taep.umm.ac.id/certification/system/ https://lapor.jogjaprov.go.id/admin/ads/ https://rs.uns.ac.id/wp-includes/spulsa/ https://moodle.upng.ac.pg/comment/css/ https://taep.umm.ac.id/certification/app/ https://www.sipbj.banggaikab.go.id/fonts/

slot gacorslot gacor maxwinslot gacor terpercayaslot gacor hari inislot gacor 2024
CCC: Ubiet – Institut Kesenian Jakarta
Top
  /     /   Kronik Seni

CCC: Ubiet

Profil
Nyak Ina Raseuki atau lebih dikenal dengan nama Ubiet, adalah musisi yang lebih suka menyebut dirinya sebagai pesuara.

Ubiet mendalami pendidikan vokal di Fakultas Seni Pertunjukan Jurusan Musik Institut Kesenian Jakarta (1983-1989), kemudian meraih gelar Master of Music (1993) dalam Etnomusikologi dari University of Wisconsin, Madison, Amerika Serikat, dan meraih gelar Doktor dalam Etnomusikologi dari universitas yang sama (2009). Di tengah masa pendidikan, Ubiet antusias belajar seni vokal tradisional Indonesia maupun mancanegara terutama dari Afrika, Korea dan Spanyol.

Sejumlah beasiswa yang berhasil diraihnya guna menyelesaikan studinya tersebut antara lain:
– Beasiswa Yayasan Malem Putra-Aceh, 1991, 2000
– Leland Coon Fellowship, University of Wisconsin-Madison, 1992-1993
– Indonesian Cultural Foundation Fellowship-New York, 1993
– The Ford Foundation Fellowship, 1998-2008
– Center for Southeast Asian Studies Fellowship, University of Wisconsin-Madison, 1998-1999, 2009
– Asian Cultural Council Fellowship-New York, 1999, 2009, 2011
– Beasiswa Unggulan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008

Usai menuntaskan seluruh pendidikannya, Ubiet kembali ke tanah air dan mengabdikan dirinya di Institut Kesenian Jakarta, almamaternya terawal.

Ubiet tetap kerap terlibat dalam sejumlah pentas musik klasik-kontemporer, tradisional-kontemporer, populer-kontemporer, maupun musik untuk pertunjukan tari dan teater, dan menjadi pesuara kelompok jazz serta menjelajahi berbagai wilayah Indonesia, meneliti dan menghayati nyanyian nusantara. Selain itu Ubiet kerap menyanyikan beberapa karya komposer kontemporer, termasuk karyanya sendiri, yang dipersembahkan dalam panggung musik dan rekaman, film, teater, tari, peragaan busana, hingga pameran seni rupa.

Kini Ubiet tengah bertugas selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta, di antara sekian banyak aktivitas lainnya sebagai pesuara.

 

Simak terus!
#TahunEmasIKJ #50TahunIKJ #IKJ2020

Info lengkap: acara@ikj.ac.id



@kampusikj



@institutkesenianjakarta



Institut Kesenian Jakarta



Institut Kesenian Jakarta

Sebarkan :
Daftar News