https://kuesioner.oxygen.id/nbproject/private/spulsa/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/-/rs-dana/ https://wisuda.isi.ac.id/wp-includes/system/sdana/ https://digilib.unjani.ac.id/wp-includes/block-editor/sdemo/ https://digilib.unjani.ac.id/wp-includes/class/sdana/ https://sinaker.dumaikota.go.id/vendor/orchid/img/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/plugins/demo-gratis/ https://fab.uinsaid.ac.id/wp-includes/saidemo/ https://fad.unika.ac.id/wp-includes/system/spulsa/ https://ft.unika.ac.id/wp-includes/class-walker/spulsa/ https://lppm.ikj.ac.id/wp-includes/cache/
https://ap.uinsgd.ac.id/wp-includes/cache/ https://cms.uki.ac.id/pict/spulsa/ https://siak.insud.ac.id/cache/qris/ https://sidinar.bnn.go.id/app/system/ https://ikj.ac.id/wp-includes/dana/ https://cms.uki.ac.id/cache/gacor/ https://e-learning.uniba-bpn.ac.id/webservice/app/ https://mbkm.fik.dinus.ac.id/vendor/dana/
Bahasa Visual, Bahasa Kampanye Pemilu? – Institut Kesenian Jakarta
Top
  /     /   Alumni IKJ

Bahasa Visual, Bahasa Kampanye Pemilu?

Bagaimana bahasa dimanfaatkan dalam kampanye Pemilu?

👁️ Kampanye Pemilu sudah di depan mata. Bulan bahasa baru saja dirayakan sepanjang bulan Oktober 2023. Kendati bukan diskusi politik, diskusi publik ini menarik karena mencoba memahami bagaimana bahasa dimanfaatkan dalam kampanye. Mari ikut berbantahan secara positif dengan mendiskusikan bahasa dan kuasa, bahasa dan penjenawaan, bahasa dan politik, dan bahasa visual. Dalam suasana kampanye yang sering kali terasa “panas 🔥”, mari membuat langkah yang menyejukkan karena kita memahami berbagai bahasa sebagai alat komunikasi.

✨Pembicara ✨
Dr. Seno Gumira Ajidarma (IKJ)
Kuasa dan Bahasa

Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D (UPM)
Bahasa dan Penjenamaan (Branding)

Prof. Dr. Zeffry Alkatiri (UI)
Politik dan Bahasa

Dr. Iwan Gunawan (IKJ)
Bahasa Visual

Moderator: Debra H. Yatim

Acara dilaksanakan secara luring pada:
🌤️ Kamis, 9 November 2023
⏳ Pk 13.00 – 15.30 WIB
🪑 Di Universitas Prasetya Mulya, Kampus Cilandak
Jl. R.A. Kartini RT.14 / RW.6, Cilandak, Jakarta Selatan

Diskusi publik ini untuk mengkritisi bagaimana Bahasa menjadi medium kampanye.

✍🏾 Link Survei: https://forms.gle/1xTudDdE3Udf2xTs8

Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tampil dalam diskusi publik yang diselenggarakan sebagai program kerja sama dengan Universitas Prasetya Mulya (UPM) untuk mengkritisi bagaimana “Bahasa menjadi Medium Kampanye”, berlangsung di Universitas Prasetya Mulya, Kampus Cilandak (9/11).
 
Rektor IKJ Dr. Indah Tjahjawulan hadir bersama dengan para pembicara dan moderator yang merupakan civitas academica IKJ, beserta Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Indonesia Prof Zeffry Alkatiri, dan Guru Besar Ilmu Marketing Prof Agus W Soehadi. Rektor memberikan sambutan seputar peran akademisi dalam kampanye pemilu guna menyadarkan masyarakat. Disampaikan pula oleh Ekonom dan Rektor UPM Djisman S. Simandjuntak dalam acara Diskusi Publik tersebut mengenai Bahasa adalah sesuatu yang sangat melible (mudah meleleh), bisa diputar-putar untuk mengungkapkan sesuatu yang penting maupun tidak penting. 
 
Sastrawan dan Rektor IKJ 2016-2020 sekaligus Dosen Sekolah Pascasarjana IKJ Seno Gumira Ajidarma menyatakan pentingnya untuk semakin disadari oleh masyarakat dalam memahami sebuah kampanye pemilu adalah literasi bahwa apa pun yang kita lihat dan dengar dalam kampanye pemilu umumnya kita terima melalui media dan (apa yang disampaikan) media itu sesungguhnya bukan realitasnya. Selanjutnya ditambahkan, bahasa kampanye bisa dianalisa bila bersikap kritis dan konstruktif. 

Dosen Desain Komunikasi Visual IKJ, Dr. Iwan Gunawan mengutip Journal of Experimental Psychology: Human Learning&Memory, memaparkan riset yang membuktikan bahwa lebih baik dalam belajar dan mengingat konten ketika kita melihat gambar daripada teks. Fenomena ini disebut Picture Superiority Effect. Bahasa visual dalam kampanye, yang biasanya tertuang dalam bentuk poster, spanduk, dan lainnya selalu menjadi bagian penting. “Bahasa visual sangat penting sebagai strategi. Bahasa visual yang digunakan sebaiknya sesuai dengan image yang ingin ditampilkan, sesuai dengan positif apa yang ingin dia tunjukkan dari Si Kontestan, dan gayanya bagaimana, sambil tetap memperhatikan siapa targetnya. Biasanya anak-anak Gen Z ketika ada bahasa visual yang tidak dia sukai dia tidak ngerti dia tinggalkan dan ini menjadi tantangan tersendiri,” ujar beliau.

 

#kerjasamaikj  #ikj #prasetyamulya
#dosenikj #sekolahpascasarjana #civitasacademica_ikj
#institutkesenianjakarta #bahasavisual #budayavisual

 

Sebarkan :
Daftar News