https://kuesioner.oxygen.id/nbproject/private/spulsa/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/-/rs-dana/ https://wisuda.isi.ac.id/wp-includes/system/sdana/ https://digilib.unjani.ac.id/wp-includes/block-editor/sdemo/ https://digilib.unjani.ac.id/wp-includes/class/sdana/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/plugins/demo-gratis/ https://fab.uinsaid.ac.id/wp-includes/saidemo/ https://fad.unika.ac.id/wp-includes/system/spulsa/ https://lppm.ikj.ac.id/wp-includes/cache/ https://icbe.unika.ac.id/wp-includes/cache/ https://lppm.ikj.ac.id/wp-includes/system/
https://cms.uki.ac.id/cache/gacor/ https://cms.uki.ac.id/pict/spulsa/ https://siak.insud.ac.id/cache/qris/ https://ap.uinsgd.ac.id/wp-includes/dana/ https://e-learning.uniba-bpn.ac.id/webservice/app/ https://ap.uinsgd.ac.id/wp-includes/cache/ http://disperkimtan.bontangkota.go.id/wp-content/uploads/image/ https://ilmupolitik.uinsgd.ac.id/wp-includes/app/
slot gacor server luar slot pulsa slot gacor slot dana terbaru slot gacor terpercaya slot gacor terbaru slot gacor terbaik
FFTV – IKJ : PKKMB 2021 – Institut Kesenian Jakarta
Top
  /     /   Fakultas Film dan Televisi

FFTV – IKJ : PKKMB 2021

PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU

FAKULTAS FILM DAN TELEVISI – INSTITUT KESENIAN JAKARTA

TAHUN AKADEMIK 2021/2022

___

Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta menerima mahasiswa/i baru untuk tahun akademik 2021/2022 ini sebanyak 147 orang.

Para mahasiswa tersebut tampak hadir secara daring di hari kedua program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru IKJ yang langsung diselenggarakan oleh FFTV serta disiarkan langsung (live streaming) di kanal youtube “Institut Kesenian Jakarta” (3/9).

Dibuka oleh Dekan FFTV, Hanief Jerry, M.Sn. dengan kata sambutan dan memperkenalkan jajaran Dekanat FFTV IKJ di antaranya Wakil Dekan I,  Ario Sasongko, S.Sn., M.Hum. (Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Wakil Dekan II, Gerzon R. Ajawaila, M.Sn. (Bidang Keuangan, Umum dan Sumber Daya Manusia), Wakil Dekan III, Dr. Marselli Sumarno, M.Sn. (Bidang Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat).

Para Wadek tersebut kemudian memaparkan tugas dan kewajibannya masing-masing secara detil yang perlu diketahui para mahasiswa/i.

Lebih lanjut Wadek I kemudian memberikan kesempatan para Ketua Program Studi untuk berbagi info lebih lanjut, antara lain: Kaprodi Televisi dan Film S.1, Danu Murti, M.Sn. dan Kaprodi Televisi dan Film D-III, Arly Yanatri Zainsty, M.Sn.

Senat Mahasiswa FFTV juga turut hadir memberikan informasi seputar kehidupan kampus bersama Himpunan Mahasiswa FFTV masing-masing prodi.

 

FFTV IKJ terakreditasi baik dengan nilai A dan B menurut DIKTI (https://pddikti.kemdikbud.go.id/data_pt/2E91D38E-8762-414E-8283-3C07B2891FEC), sesuai dengan berbagai kiprah dan capaian yang berhasil diraih baik lokal, nasional dan internasional. Data tersebut sebagaimana yang telah dibuktikan oleh para senior pendahulu alumni sekaligus pengajar FFTV sejak kelahiran IKJ (LPKJ, 1970), antara lain: Dekan FFTV periode 2016-2020, Dr. R.B. Armantono dinobatkan sebagai Doktor Film pertama di Indonesia dengan meraih predikat summa cum laude, dalam sidang terbuka promosi doctor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dengan penguji kehormatan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X, berlangsung di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta.

Sivitas akademika FFTV IKJ giat dalam berbagai program, di antaranya: penyelenggaraan perhelatan bertaraf nasional, antara lain Tahun Emas IKJ 2020 dengan turut menjadi ajang penghargaan bagi insan perfilman Tanah Air, Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2020 oleh SCTV di Studio TOM FFTV IKJ. Jelang malam puncak IBOMA 2020, digelar rangkaian kegiatan dalam “Road To Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2020” dan ajang diskusi para bintang di depan dan di belakang layar lebar.

Prestasi Film “Bumi Manusia” karya alumnus FFTV IKJ Hanung Bramantyo bersaing ketat dengan film karya alumnus IKJ Garin Nugroho yang berjudul “Kucumbu Tubuh Indahku” dalam perebutan Piala Citra Festival Film Indonesia 2019, masing-masing memperoleh 12 nominasi. Film Garin pun menang.

Putri Sarah Amelia, alumnus sekaligus pengajar Penyutradaraan di FFTV IKJ meraih penghargaan dalam Festival Film Indonesia 2020, sebagai Pemenang Piala Citra 2020 untuk karya Film Cerita Pendek Terbaik “Jemari Yang Menari Di Atas Luka-luka”.  Film ini juga dihadirkan dalam program screening on Asia International & Japan Program 3  ShortShorts Film Festival & Asia 2020 dan dinominasikan di Minikino Film Week National Competition Awards 2020. 

Penjurian The CILECT Prize – CAPA Best Film dilakukan di FFTV IKJ beberapa kali ini. CILECT (Centre International de Liaison des Ecoles de Cinéma et de Télévision) yang dibentuk di Cannes, France pada tahun 1954 merupakan sekumpulan sekolah seni dan televisi di berbagai belahan dunia. Indonesia diwakili FFTV IKJ tergabung dalam CAPA (CILECT Asia-Pacific Association).

Alumni FFTV IKJ lainnya yang sangat dikenal publik tanah air antara lain: Mira Lesmana, Riri Riza, Fajar Bustomi, Yandy Laurens, Wregas Bhanutedja, Titien Wattimena, Alien Yusria, dan masih banyak lagi.

Tak hanya alumni, para mahasiswa pun telah mengukir prestasi baik di skala lokal, nasional dan dunia.

Karya audiovisual hasil kreasi mahasiswa FFTV IKJ terpilih dalam Program Akuisisi Pengetahuan Lokal yang diselenggarakan oleh LIPI.

“A Piece of Hope” (Jakarta Subuh), sebuah film tugas Penyutradaraan karya Syahreza Fahlevi Gultom, mahasiswa Program Studi D-III FFTV IKJ keluar sebagai pemenang Best Live Action dalam ajang Student Short Film PIFF (Pune International Film Festival) 2020 di Pune, India.

Imam Syafi’i sewaktu mahasiswa Jurusan Penyutradaraan Film berhasil menerima apresiasi luar biasa dari ajang penghargaan Academy Awards, terpilih sebagai semi finalis di ajang Student Academy Awards 2020 (Oscars) dari Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Hollywood, California untuk karya filmnya Kemanten. Sebelumnya, filmnya berjudul Lilakno dan Kite sekaligus masuk nominasi di Asian American International Film Festival 2018 dan Global University Film Award di Hongkong, 2018. Lilakno berhasil meraih penghargaan spesial juri di Amerika. Sementara itu karyanya yang lain Topo Pendem dengan berbudget 2 juta rupiah saja ternyata mampu masuk nominasi di Festival Film Indonesia 2018.

Prestasi lain ditunjukkan pula oleh Film Pendek Cerita Keluarga (Family Story). Terpilih mewakili Indonesia di Festival Film Internasional The Austin Asian American Film Festival (AAAFF) 2020 di Austin, Texas, Amerika Serikat. Film pendek ini karya Tugas Akhir dari : Rendro Aryo (Sutradara & Penulis), Rio Nandono Baskoro (Produser), Satria Syuhada (Penulis Skenario) dan Iqbal Kausar (Penata Suara).

Masih banyak lagi deretan karya berprestasi dari para mahasiswa-mahasiswi FFTV IKJ lainnya yang kini mereka dikenal publik sebagai para insan sinematografi berkualitas, apresiatif dan mampu melaju bersama industri kreatif.

Acara PPKMB FFTV IKJ Tahun Akademik 2021/2022 pun ditutup dengan tayangan lagu Mars IKJ.

*

#IKJ

Sebarkan :
Daftar News